Saat ini, kemampuan keuangan daerah Kabupaten Bungo masih relatif kecil. Derajat desentralisasi fiskal (DDF) Kabupaten Bungo saat ini masih dibawah 15% yaitu 9,97%. Ini berarti, kontribusi PAD terhadap total penerimaan daerah hanya sebesar 9,97%. Kondisi ini masih memperlihatkan masih rendahnya kemampuan PAD dalam membiayai dana pembangunan.

Bekerjasama dengan PT. Sinergi Visi Utama Yogyakarta, Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bungo (BP2RD) berupaya mencari solusi dalam upaya peningkatan ekonomi daerah melalui sektor retribusi daerah.

Berdasarkan survei lapangan dan analisis  data, menunjukkan realisasi dan capaian penerimaan retribusi daerah merupakan jenis penerimaan yang paling rendah dibandingkan dengan jenis penerimaan PAD lainnya.

Berbagai kendala dan permasalahan yang terjadi dalam penerimaan retribusi di Kabupaten Bungo, diantaranya: 1) masih rendahnya ketaatan subjek retribusi dalam membayar retribusi; 2) kuantitas dan kuantitas aparatur pemungut/pengelola retribusi perlu ditingkatkan; 3) masih rendahnya kualitas fasilitas/sarana dan prasarana objek retribusi; 4) beberapa tarif retribusi yang relatif rendah dan perlu peninjauan dan evaluasi tarif; dan 5) data objek retribusi yang belum up to date; serta 6) pemungutan retribusi belum dilakukan secara menyeluruh.

Dari permasalahan di atas, beberapa upaya yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bungo diantaranya; 1) melakukan sosialisasi secara berkala dan berkesinambungan ke subjek retribusi; 2) law enforcement; 3) meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM aparatur; 4) meningkatkan kualitas fasilitas/sarana dan prasarana objek retribusi potensial; 5) peninjauan dan evaluasi tarif retribusi; 6) melakukan pendataan dan updating objek retribusi secara menyeluruh dan berkala; dan 7) menetapkan objek retribusi yang selama ini belum dilakukan pemungutan. 

Upaya di atas sebagai solusi konkrit yang perlu menjadi bahan pertimbangan dalam  penyusunan program bagi BP2RD Kabupaten Bungo dan OPD yang terkait sehingga mempermudah aparatur pemerintah didalam mencapai target penerimaan retribusi daerah, dan sekaligus melakukan upaya penerimaan PAD Kabupaten Bungo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *