Masyarakat Ekonomi ASEAN akan menjadi tantangan tersendiri bagi Bangsa Indonesia dan Provinsi Jambi secara khusus. Dengan transformasi kawasan ASEAN menjadi pasar tunggal dan basis produksi, sekaligus menjadikan kawasan ASEAN yang lebih dinamis dan kompetitif.

Provinsi Jambi berusaha untuk dapat mempersiapkan dimulainya era MEA. Pada sisi investasi, dengan dukungan birokrasi pada aspek kelembagaan dan sumber daya manusianya, diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif dalam mendukung masuknya Foreign Direct Investment (FDI).

Menggandeng PT. Sinergi Visi Utama sebagai konsultan yang sudah memiliki pengalaman dalam menyusun rencana strategis bagi pemerintah daerah dalam menyiapkan rencana aksi daya saing ekonomi daerah dan investasi.

Dari hasil kajian ini ada beberapa strategi bagi Provinsi Jambi untuk meningkatkan daya saing daerahnya, meliputi: (1) Meningkatkan investasi melalui layanan dan fasilitasi penanaman modal (investasi) yang cepat dan mudah dengan memanfaatkan teknologi informasi, serta  meningkatkan penanaman modal yang berwawasan lingkungan (Green Investment); (2) Meningkatkan ketersediaan dan pemerataan infrastruktur, seperti: jalan, energy; (3) Meningkatkan sumber pendanaan daerah, diantaranya dengan kerjasama pemerintah daerah dengan swasta, dan optimalisasi pajak dan retribusi daerah; (4) Meningkatkan daya saing produk, yaitu meningkatkan produktifitas dan mutu produk, terutama pada produk unggulan seperti pada sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan; (5) Meningkatkan kualitas SDM/tenaga kerja; (6) Meningkatkan pemberdayaan UMKM sehingga memiliki daya saing; (7) Mengubah pola pikir serta sikap budaya masyarakat yang memiliki inovasi rendah, konsumtif, dan primary product oriented menjadi manufactured product oriented.

Upaya di atas kiranya dapat mendorong percepatan ekonomi Jambi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jambi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *